Kisah Inspiratif Roti Rumahan Bu Saidah di Desa Rebalas

Grati (Pasuruan) Rebalas.desa.id__, Didirikan lebih dari sepuluh tahun lalu oleh Ibu Saidah, usaha roti rumahan ini tumbuh menjadi salah satu usaha mikro yang cukup dikenal di lingkungan sekitarnya. Berlokasi di Desa Rebalas, Dusun Krajan, usaha ini bermula dari ketertarikan sederhana saat suami beliau yang memiliki usaha percetakan menerima pesanan label roti dari seorang pelanggan di Surabaya. Dari sinilah muncul keinginan Bu Saidah untuk mencoba membuat roti sendiri, meskipun tanpa latar belakang atau pengalaman dalam dunia kuliner.

 

Proses belajar yang dijalani tidak selalu mulus. Bu Saidah sempat mengalami kegagalan dalam produksi, seperti roti yang gosong atau tidak mengembang. Namun, berkat semangat belajar yang tinggi dan ketekunan dalam mencoba, beliau berhasil menghasilkan roti dengan rasa yang enak dan kualitas yang layak jual.

 

Usaha ini menerima pesanan melalui aplikasi WhatsApp, dengan variasi harga mulai dari Rp2.500 hingga Rp5.000 per buah. Dalam perjalanannya, usaha ini pernah menangani pesanan besar hingga mencapai 25.000 roti. Rata-rata pesanan besar yang diterima melebihi 200 order, dengan minimal 3.000 buah dalam satu kali pengiriman.

 

Di awal usahanya, proses produksi dibantu oleh delapan orang tenaga kerja. Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai kendala, terutama pasca-pandemi COVID-19, jumlah tenaga kerja menyusut menjadi satu orang saja. Selain itu, dari yang sebelumnya memiliki tiga lokasi produksi dan melayani pesanan hingga luar daerah seperti Surabaya, kini kegiatan produksi hanya dilakukan di satu tempat dan fokus pada pemasaran lokal.

 

Usaha roti rumahan Bu Saidah tidak hanya mencerminkan ketekunan dalam membangun bisnis dari nol, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa kemauan belajar dan kerja keras dapat membuka peluang yang lebih besar, bahkan dari hal-hal yang awalnya tampak sepele.

 

Sumber : KKN YUDHARTA 22

1845